Rabu, 29 Desember 2021

Pengertian, Penggunaan md5 di PHP


 

Assalamualaikum Wr, Wb


Pada postingan kali ini akan sedikit menjelaskan pengertian dan penggunaan MD5 di php

Pengertian MD5

Dikuti dari  wikipedia, MD5 adalah singkatan dari "Message-Direst Algorithm 5", dan merupakan sebuah algoritma fungsi hash dari krptografi yang di gunakan dengan hash value 129-bit.

MD5 tealh di gunakan untuk berbagai macam keperluan dalam membangun keaman sebuah aplikasi. khusunya MD5 sering digunakan untuk membantu validasi login pada sistem. penggunaan MD5 dalam menyamarkan password yang tersimpan di database, agar menambah nilai secure  pada sebuah sistem.

MD5 dikembangkan dan di rangcang pada tahun 1991 oleh seorang yang bernamm Ronald Rivest untuk menggantikan fungsi hash sebelumnya. yaitu MD4. untuk lebih jelasnya mungkin temen temen bisa cari referensi sumber lain hehe

Kegunaan MD5

Biasanya MD5 digunakan untuk meng-enkripsi data yang bersifat rahasi dan tidak ingin diketahui oleh orang lain. contoh sederhana adalah membuat sebuah login. biasanya data password akan di enkripsi terlebih dahulu sebelum di simpan di database. MD5 populer dikalangan back-end developer. untuk alasan keamanan.

Implementasi MD5 pada PHP

PHP sendiri sudah menyediakan sebuah fungsi khusu untuk membuat enkripsi MD5 dengan mudah. kita bisa menggunakan sebuah fungsi "md5"

Contoh


public function md5()
{
   $pwd = "admin123";
   $pwd1 = md5("admin123");
        
   echo "<center><br>";
   echo "Menampilkan Teks Tanpa md5 = <b>$pwd</b> <br><br>";
   echo "Teks Dengan fungsi md5 = <b>$pwd1</b>";
   echo "</center>";
}
Hasil Enkripsi md5

Cukup Sekian Dulu, semoga bermanfaat dan  tetap berbuat positif πŸ™πŸ»

Jumat, 17 Desember 2021

MEMBUAT CRUD DENGAN CODEIGNITER #5 UPLOAD GAMBAR

 Assalamualaikum Wr, Wb

Postingan kali ini akan melanjutkan proses membuat CRUD mengunakkan framework Codeigniter dan Mysqli, kemarin di part#4 sudah kita bahas tentang bagaimana cara membuat file controller dan view, dan juga dibahas bagaimana menampilkan data ke dalama tabel kemudian kita juga sudah bisa menambahkan dan edit data ke dalam database, yap kali ini kita akan membahas bagaimana sih cara upload gambar di codeigniter, penasaran  oke langsung saja.


Studi Kasus Upload Gambar Data Siswa

Intro Dulu ya gaes


Semoga semua dalam keadaan yang baik baik semua, yang sakit segera disembuhkan, yang belum kerja segera dapat kerja, yang punya hajat dari A sampi Z semoga segera terkabulkan, Aminn Amin Ya Robbalalamin. 


Melanjutkan dari tutorial part4, kali ini kita akan modif tabel siswa, controler da view agar bisa upload gambar siswa, secara proses hampir sama dengan tambah data, cuma kita akan fokus bagai mana cara gambar bisa tersimpan di folder aplikasi dan di database.


Persiapan Membuat CRUD

  1. Download Framework Codeigniter Versi 3 
  2. Laptop Sudah terintal server contoh, xampp Pilih sesuai dengan os temen temen
  3. Editor untuk menulis code saya menggunakan Visual Studio Code
Langkah Langkah

1. Buka tabel siswa sesuaikan sesuai gambar di bawah, menambahkan field baru bernama foto,




2. Buka file view  siswa_view.php kemudian tambahkan kode seperti di bawah ini,

<th>Foto</th>
<td><img src="<?=base_url('upload_file/'.$row->alamat);?>" alt="" srcset="" width="60px"></td>

Buka juga file  tambah siswa kemudian tambahkan kode di bawah ini:

<tr>
    <td>Foto</td>
    <td>:</td>
    <td><input type="file" name="userfile" ></td>
</tr>

3. Buka file  controller siswa kemudian tambahkan function simpan gambar, kode nya seperti di bawah ini


 public function simpan(){
        // configurasi file gambar
        $set = array(
            'upload_path'          => realpath('./uploads'),// folder upload 
            'allowed_types'        => 'png|jpg|jpeg', // jenis file
            'max_size'             => 90000, // ukuran file
            'max_width'            => 1024,
            'max_height'           => 768
        );

        $this->upload->initialize($set); // bawaan librari upload ci
        $this->load->library('upload', $set); // bawaan librari upload ci

		if ( ! $this->upload->do_upload('userfile'))
		{
			$error = array('error' => $this->upload->display_errors());
			print_r($error);
		}
		else
		{
            $datafile = $this->upload->data(); // bawaan librari upload ci
			$nama_file = $_FILES['userfile']['name']; // nilai dari input gambar

            $nama   = $this->input->post('nama');
            $jk     = $this->input->post('jeniskelamin');
            $alt    = $this->input->post('alamat');
            $tgl    = $this->input->post('tgl');

            $data = array(
                'nama'          => $nama,
                'jenis_kelamin' => $jk,
                'alamat'        => $alt,
                'foto'          => $nama_file, // menambahkan filed baru di tabel siswa untuk menampung nama foto
                'created_at'    => $tgl
            );
            $this->db->insert('tb_siswa',$data);
            redirect('siswa/index');
        }

    }


4. Jangan lupa untuk memanggil library upload di codeigniter untuk pemganggilannya seperti ini, buka folder config, cari file autoload.php persisya seperti ini : namafolder/config/autoload.php tambahkan kode ini:


$autoload['libraries'] = array('database','session','upload');

5. Buka browser temen temen, kemudian klik button tambah, halaman akan pindah ke form Tambah data siswa yang barusan kita buat tampilanya seperti ini dan sudah memodifnya, jika sukses tampilan akan seperti ini:


6. kode lengkap tambah_view.php seperti ini


<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Lulusanskom</title>
</head>
<body><center>
        <h2> Tambah Data</h2><br>
        <form action="<?= base_url('siswa/simpan/')?>" method="post" enctype="multipart/form-data">
           <table>
               <tr>
                   <td>Nama</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="text" name="nama" placeholder="Nama Siswa"></td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Jenis Kelamin</td>
                   <td>:</td>
                   <td>
                       <select name="jeniskelamin">
                            <option value="">-Pilih Jenis Kelamin --</option>
                            <option value="Laki-Laki">Laki Laki</option>
                            <option value="Perempuan">Perempuan</option>
                       </select>
                    </td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Alamat</td>
                   <td>:</td>
                   <td><textarea name="alamat"  cols="16" rows="3" placeholder="Alamat"></textarea></td>
               </tr>

               <tr>
                   <td>Foto</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="file" name="userfile" ></td>
               </tr>

               <tr>
                   <td>Tgl Input</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="date" name="tgl"></td>
               </tr>

               <tr>
                   <td></td>
                   <td></td>
                   <td><input type="submit" name="simpan" value="Simpan"></td>
               </tr>

           </table></center>
        </form>
</body>
</html>

7. File siswa_view.php kode lengkapnya:


<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Lulusanskom</title>
</head>
<body>
    <center>
    <a href="<?=base_url('siswa/tambah');?>">Tambah</a><br>
    <h2>List Data</h2>
    <table width="50%" cellspacing="" border="1px solid">
        <tr>
            <th>No</th>
            <th>Nama</th>
            <th>Jenis Kelamin</th>
            <th>Alamat</th>
            <th>Foto</th>
            <th>Tanggal</th>
            <th>Aksi</th>
        </tr>
        <tbody>
        <?php $no=1; foreach ($query as $row):?>
            <tr>
                <td><?=$no++?></td>
                <td><?=$row->nama?></td>
                <td><?=$row->jenis_kelamin?></td>
                <td><?=$row->alamat?></td>
                <td><img src="<?=base_url('uploads/'.$row->foto);?>" alt=""  width="200px"></td>
                <td><?=$row->created_at?></td>
                <td>
                    <a href="<?= base_url('siswa/tampil_edit/'.$row->id_siswa)?>">Edit</a>
                    <a href="<?= base_url('siswa/hapus/'.$row->id_siswa)?>"  onclick="return confirm('Yakin Hapus?')">Hapus</a>
                </td>
            </tr>
        <?php endforeach; ?>
        </tbody>
    </table>
    </center>
    <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/2.1.3/jquery.min.js"></script>
</body>
</html>

Coba jalankan di webrowser dan uji coba tambah data jika berhasil secara otomatis data sudah tersimpan di database tampilan seperti ini:



Oke kita sudah bisa menambahkan data dengan gambar  ke database, dari seri tutorial ini dan semoga bermangfaat πŸ™πŸ»

Rabu, 15 Desember 2021

MEMBUAT CRUD DENGAN CODEIGNITER #4 DELETE

  Assalamualaikum Wr, Wb

Postingan kali ini akan melanjutkan proses membuat CRUD mengunakkan framework Codeigniter dan Mysqli, kemarin di part#4 sudah kita bahas tentang bagaimana cara membuat file controller dan view, dan juga dibahas bagaimana menampilkan data ke dalama tabel kemudian kita juga sudah bisa menambahkan dan edit data ke dalam database, yap kali ini kita akan membahas bagaimana sih cara hapus  data siswa di codeigniter, penasaran  oke langsung saja.


Studi Kasus Delete Data Siswa

Intro Dulu ya gaes

Semoga semua dalam keadaan yang baik baik semua, yang sakit segera disembuhkan, yang belum kerja segera dapat kerja, yang punya hajat dari A sampi Z semoga segera terkabulkan, Aminn Amin Ya Robbalalamin. Melanjutkan dari part kemarin sesuai judul delete data,  kita akan modif file controller dan view untuk membut fungsi delete data.



Persiapan Membuat CRUD

  1. Download Framework Codeigniter Versi 3 
  2. Laptop Sudah terintal server contoh, xampp Pilih sesuai dengan os temen temen
  3. Editor untuk menulis code saya menggunakan Visual Studio Code
  4. Sudah Mengikuti tutorial Part1,  Part2  dan part3

Langkah Langkah

1. Buka file  siswa_view.php kemudian tambahkan kode seperti di bawah ini,

<a href="<?= base_url('siswa/hapus/'.$row->id_siswa)?>">Hapus</a>

2. Kita buka File Controller Siswa.php kemudian tambahkan function hapus:

public function hapus($id = '')
    {
        $this->db->where('id_siswa',$id);
        $this->db->delete('tb_siswa');

        redirect('siswa/index');
    }





Buka browser temen temen, kemudian klik button Hapus, data otomatis akan terhapus, seharusnya di kasih notif jika data berhasil di hapus. ok sudah selesai part dari crud dengan codeigniter dan mysql ini, Semoga bermanfaat, kode complte controller siswa.php

<?php
defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class Siswa extends CI_Controller 
{
    public function index()
    {
        // ini code yang harusnya ada di file model_controller
        $data['query'] = $this->db->query('SELECT * FROM tb_siswa')->result();
        $this->load->view('siswa_view',$data);
    }
    // function untuk menampilkan tambah
    public function tambah()
    {
        // ini kode untuk memanggil file view tambah_view.php
        $this->load->view('tambah_view');
    }
    // proses simpan data
    public function simpan()
    {
        $nama   = $this->input->post('nama');
        $jk     = $this->input->post('jk');
        $alt    = $this->input->post('alamat');
        $tgl    = $this->input->post('tgl');

        $data = array(
            'nama' => $nama,
            'jenis_kelamin' => $jk,
            'alamat' => $alt,
            'created_at' => $tgl
        );

        $this->db->insert('tb_siswa',$data);
        redirect('siswa/index');
    }
    // tampil data untuk edit
    public function tampil_edit($id = '')
    {
        $data['edit'] = $this->db->query("SELECT * FROM tb_siswa  WHERE id_siswa='$id' ")->row();
        $this->load->view('edit_view', $data);
    }
    // Fungsi untuk proses edit data
    public function edit($id = '')
    {
    
        $nama   = $this->input->post('nama');
        $jk     = $this->input->post('jeniskelamin');
        $alt    = $this->input->post('alamat');
        $tgl    = $this->input->post('tgl');

        $data = array(
            'nama' => $nama,
            'jenis_kelamin' => $jk,
            'alamat' => $alt,
            'created_at' => $tgl
        );

        $this->db->where('id_siswa',$id);
        $this->db->update('tb_siswa',$data);
        redirect('siswa/index');
    }
    // Fugsi untuk hapus daata
    public function hapus($id = '')
    {
        $this->db->where('id_siswa',$id);
        $this->db->delete('tb_siswa');
        redirect('siswa/index');
    }

}

Oke kita sudah bisa tambah edit dan delete data ke database, semoga bermangfaat, cukup sampai disini dulu ya next kedepanya kita akan coba crud  dengan framework boostrap πŸ™πŸ»

MEMBUAT CRUD DENGAN CODEIGNITER #3 EDIT

 Assalamualaikum Wr, Wb

Postingan kali ini akan melanjutkan proses membuat CRUD mengunakkan framework Codeigniter dan Mysqli, kemarin di part#2 sudah kita bahas tentang bagaimana cara membuat file controller dan view, dan juga dibahas bagaimana menampilkan data ke dalama tabel kemudian kita juga sudah bisa menambahkan data ke dalam database, yap kali ini kita akan membahas bagaimana sih cara mengedit  data siswa di codeigniter, penasaran  oke langsung saja.

Studi Kasus Edit Data Siswa

Intro Dulu ya gaes

Semoga semua dalam keadaan yang baik baik semua, yang sakit segera disembuhkan, yang belum kerja segera dapat kerja, yang punya hajat dari A sampi Z semoga segera terkabulkan, Aminn Amin Ya Robbalalamin. Melanjutkan dari part kemarin sesuai judul edit data,  kita akan modif file controller dan view untuk kasus edit data dan akan membuat file baru dengan nama edit_view.php


Persiapan Membuat CRUD
  1. Download Framework Codeigniter Versi 3 
  2. Laptop Sudah terintal server contoh, xampp Pilih sesuai dengan os temen temen
  3. Editor untuk menulis code saya menggunakan Visual Studio Code
  4. Sudah Mengikuti tutorial Part1 dan Part2 
Langkah Langkah

1. Buka file  siswa_view.php kemudian tambahkan kode seperti di bawah ini, kegunaanya untuk memanggil     file edit_view.php
 
<th>Aksi</th>
<td><a href="<?= base_url('siswa/tampil_edit/'.$row->id_siswa)?>">Edit</a></td>

2. Membuat file edit_view.php di folder view, kopi kode di bawah ini, ke file edit_view.php

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Edit Lulusanskom</title>
</head>
<body><center>
        <h2> Edit Data</h2><br>
        <form action="<?= base_url('siswa/edit/'.$edit->id_siswa)?>" method="post">
           <table>
               <tr>
                   <td>Nama</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="text" name="nama" placeholder="Nama Siswa" value="<?=$edit->nama?>" ></td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Jenis Kelamin</td>
                   <td>:</td>
                   <td>
                       <select name="jeniskelamin">
                            <option value="">-Pilih Jenis Kelamin --</option>
                            <option value="Laki-Laki" <?php if($edit->jenis_kelamin == 'Laki-Laki') echo 'selected'; ?>>Laki Laki</option>
                            <option value="Perempuan" <?php if($edit->jenis_kelamin == 'Perempuan') echo 'selected'; ?>>Perempuan</option>
                       </select>
                    </td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Alamat</td>
                   <td>:</td>
                   <td><textarea name="alamat"  cols="16" rows="3" placeholder="Alamat" ><?=$edit->nama?></textarea></td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Tgl Input</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="date" name="tgl" value="<?=$edit->created_at?>"></td>
               </tr>

               <tr>
                   <td></td>
                   <td></td>
                   <td>
                       <input type="submit" name="simpan" value="Simpan">
                       <a href="<?=base_url('siswa/index');?>"><input type="button" value=Kembali></a>
                   </td>
               </tr>

           </table>
        </form></center>
</body>
</html>


3. Kita buka File Controller Siswa.php kemudian tambahkan function kode seperti di bawah ini untuk memanggil file edit_view dan membuat query untuk menampilkan data siswa berdasarkan id yang akan di edit:

 
public function tampil_edit($id = '')
    {
        $data['edit'] = $this->db->query("SELECT * FROM tb_siswa  WHERE id_siswa='$id' ")->row();
        $this->load->view('edit_view', $data);
    }


4. Buka browser temen temen, kemudian klik button Edit, halaman akan pindah ke form Edit data siswa yang barusan kita buat tampilanya seperti ini.

5. Membuat proses simpan edit ke dalam database  Perhatikan kode ini yang ada di form edit_view.php


<form action="<?= base_url('siswa/edit/'.$edit->id_siswa)?>" method="post">

ini artinya proses edit data di arahkan di controller siswa dengan fungsi edit, jadi kita buat dulu function nya kita modif file controller siswa, tambahkan baris kode ini:

 public function edit($id = '')
    {
    
        $nama   = $this->input->post('nama');
        $jk     = $this->input->post('jeniskelamin');
        $alt    = $this->input->post('alamat');
        $tgl    = $this->input->post('tgl');

        $data = array(
            'nama' => $nama,
            'jenis_kelamin' => $jk,
            'alamat' => $alt,
            'created_at' => $tgl
        );

        $this->db->where('id_siswa',$id);
        $this->db->update('tb_siswa',$data);
        redirect('siswa/index');
    }

Penjelasan sedikit

kita membuat variabel untuk menampung value dari form edit data, seperti variabel $nama menampung value nama dari form tambah data, perlu di ingat $this->input->post('nama') nama di sesuaikan dengan name yang ada di file tambah_siswa.php, ini codenya hampir sama dengan proses simpan data bedanya di sini kita menggunakan where berdasarkan id_siswa  kemudian dengan merubah query insert dengan update, yang paling penting adalah sesuaikan variabel yang dikirim dari file edit_siswa.php dengan file controller edit jika variabel yang dikirm ke controller adalah id_siswa, berarti di controller kita menggunakan where berdasarkan id_siswa, jadi harus sama, udah di kasih warna yang mesti sama

Coba jalankan di webrowser dan uji coba edit data jika berhasil secara otomatis data sudah tersimpan di database

Oke kita sudah bisa menambah dan edit data ke database, selanjutnya kita akan membuat delete data dari seri tutorial ini dan semoga bermangfaat πŸ™πŸ»



Kamis, 09 Desember 2021

MEMBUAT CRUD DENGAN CODEIGNITER #2 Tambah

 Assalamualaikum Wr, Wb

Postingan kali ini akan melanjutkan proses membuat CRUD mengunakkan framework Codeigniter dan Mysqli, kemarin di part#1 sudah kita bahas tentang bagaimana cara membuat file controller dan view, dan juga dibahas bagaimana menampilkan data ke dalama tabel, yap kali ini kita akan membahas bagaimana sih cara menambahkan data siswa di codeigniter, oke langsung saja.

Studi Kasus Iput Data Siswa

Intro Dulu ya gaes

Semoga semua dalam keadaan yang baik baik semua, yang sakit segera disembuhkan, yang belum kerja segera dapat kerja, yang punya hajat dari A sampi Z semoga segera terkabul, Aminn

Melanjutkan dari part kemarin kita akan modif file controller dan view untuk kasus input data dan akan membuat file baru dengan nama tambah_view.php

Persiapan Membuat CRUD
  1. Download Framework Codeigniter Versi 3 
  2. Laptop Sudah terintal server contoh, xampp Pilih sesuai dengan os temen temen
  3. Editor untuk menulis code saya menggunakan Visual Studio Code
Langkah Langkah

1. Buka file  siswa_view.php kemudian tambahkan kode seperti di bawah ini, kegunaanya untuk memanggil     file tambah data 

<a href="<?=base_url('siswa/tambah');?>">Tambah</a><br>
    

2. Kita buka file Controller Siswa.php kemudian tambahkan kode seperti di bawah ini

<?php defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class Siswa extends CI_Controller 
{
    public function index()
    {
        // ini code yang harusnya ada di file model_controller
        $data['query'] = $this->db->query('SELECT * FROM tb_siswa')->result();
        $this->load->view('siswa_view',$data);
    }

    // function untuk tambah
    public function tambah()
    {
        // ini kode untuk memanggil file view tambah_view.php
        $this->load->view('tambah_view');
    }

  
}

?>

2. Membuat file tambah_view.php di folder view kopi kode di bawah ini, ke file tambah_view


<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Lulusanskom</title>
</head>
<body>
        <h2> Tambah Data</h2><br>
        <form action="<?= base_url('siswa/simpan')?>" method="post">
           <table>
               <tr>
                   <td>Nama</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="text" name="nama" placeholder="Nama Siswa"></td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Jenis Kelamin</td>
                   <td>:</td>
                   <td><select name="jk" >
                       <option value="">-Pilih Jenis Kelamin --</option>
                       <option value="Laki-Laki">Laki Laki</option>
                       <option value="Perempuan">Perempuan</option>
                   </select></td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Alamat</td>
                   <td>:</td>
                   <td><textarea name="alamat"  cols="16" rows="3" placeholder="Alamat"></textarea></td>
               </tr>
               <tr>
                   <td>Tgl Input</td>
                   <td>:</td>
                   <td><input type="date" name="tgl"></td>
               </tr>

               <tr>
                   <td></td>
                   <td></td>
                   <td><input type="submit" value="Simpan"></td>
               </tr>

           </table>
        </form>
</body>
</html>

3. Buka browser temen temen, kemudian klik button tambah, halaman akan pindah ke form Tambah data siswa yang barusan kita buat tampilanya seperti ini, isiskan data seperti nama jenis kelamin, alamat dan tanggal input 

4. Membuat proses simpan ke dalam database  Perhatikan kode ini
 <form action="<?= base_url('siswa/simpan')?>" method="post">

ini artinya proses simpan data di arahkan di controller siswa dengan fungsi simpan, jadi kita buat dulu function simpan kita modif file controller siswa, kemudian tambahkan baris kode ini:

public function simpan()
    {
        $nama   = $this->input->post('nama');
        $jk     = $this->input->post('jk');
        $alt    = $this->input->post('alamat');
        $tgl    = $this->input->post('tgl');

        $data = array(
            'nama' => $nama,
            'jenis_kelamin' => $jk,
            'alamat' => $alt,
            'created_at' => $tgl
        );

        $this->db->insert('tb_siswa',$data);
        redirect('siswa/index');
    }

Penjelasan sedikit
kita membuat variabel untuk menampung value dari form tambah data, seperti variabel $nama menampung value nama dari form tambah data, perlu di ingat $this->input->post('nama') nama di sesuaikan dengan name yang ada di file tambah_siswa kayak gini

<input type="text" name="nama" placeholder="Nama Siswa">
Coba jalankan di webrowser dan uji coba tambah data jika berhasil secara otomatis data sudah tersimpan di database

Oke kita sudah bisa menambahkan data ke database, selanjutnya kita akan membuat edit data dari seri tutorial ini dan semoga bermangfaat πŸ™πŸ»

Rabu, 08 Desember 2021

Membuat CRUD dengan Codeigniter #1 TAMPIL

 Assalamualaikum Wr, Wb

Postingan kali ini akan membuat CRUD mengunakkan framework Codeigniter dan Mysqli 

Studi Kasus Menampilkan Data Siswa

Intro Dulu ya gaess
Sebelum masuk ke tutorialnya alangkah baiknya kita mengerti pengertian dari masing-masing kata diatas.
Apa itu CRUD?

CRUD adalah singkatan dari CREATE, READ, UPDATE, DELETE. Itu semua merupakan hal yang penting dan selalu ada dalam aplikasi apapun. Misalkan aplikasi data mahasiswa atau aplikasi data-data lainnya. Tentu aplikasi tersebut membutuhkan CRUD didalamnya.

Persiapan Membuat CRUD
  1. Download Framework Codeigniter Versi 3 
  2. Laptop Sudah terintal server contoh, xampp Pilih sesuai dengan os temen temen
  3. Editor untuk menulis code saya menggunakan Visual Studio Code
Langkah Langkah
  1. Buka folder codeigniter hasil download kemudian pindah kedalam folder xampp/htdocs/nama_folder, jika dibuka di visual studio code tampilanya kurang lebih seperti gambar dibawah ini


  1. Buka phpmyadmin untuk membuat database ketik di browser localhost/phpmyadmin
  2. Buat database baru db_crud
  3. Kemudian buat table tb_siswa dengan struktur tabel seperti dibawah ini
  4.   CREATE TABLE `tb_siswa` (
          `id_siswa` int(11) NOT NULL,
          `nama` varchar(100) NOT NULL,
          `jenis_kelamin` enum('Laki-Laki','Perempuan') NOT NULL,
          `alamat` varchar(150) NOT NULL,
          `created_at` datetime NOT NULL
        ) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;
  5. Buka browser ketik localhost/nama_folde sesuai nama folder temen2
  6. Jika tampilan dibrowser temen2 seperti gambar dibawah ini itu tandanya framework codeigniter siap untuk digunakan
  7. Buka browser ketik localhost/nama_folde sesuai nama folder temen2
  8. Jika tampilan dibrowser temen2 seperti gambar dibawah ini itu tandanya framework codeigniter siap untuk digunakan


  9. Seting configurasi koneksi, tempat file koneksi ada di folder appllication/config/database.php kurang lebih seperti gambar dibawah


  10. Langkah selanjutnya buat file controller dan file view kurang lebihnya seperti dibawah ini:
          - File Controller Siswa.php
          File View siswa_view.php

File Controller

<?php defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');

class Siswa extends CI_Controller 
{
    public function index()
    {
        // ini code yang harusnya ada di file model_controller
        $data['query'] = $this->db->query('SELECT * FROM tb_siswa')->result();
        $this->load->view('siswa_view',$data);
    }

  
}

?>

File view siswa_view.php

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Lulusanskom</title>
</head>
<body>
    <center>
    <a href="<?=base_url('siswa/tambah');?>">Tambah</a><br>
    <h2>List Data</h2>
    <table width="50%" cellspacing="" border="1px solid">
        <tr>
            <th>No</th>
            <th>Nama</th>
            <th>Jenis Kelamin</th>
            <th>Alamat</th>
            <th>Tanggal</th>
        </tr>
        <tbody>
        <?php $no=1; foreach ($query as $row):?>
            <tr>
                <td><?=$no++?></td>
                <td><?=$row->nama?></td>
                <td><?=$row->jenis_kelamin?></td>
                <td><?=$row->alamat?></td>
                <td><?=$row->created_at?></td>
            </tr>
        <?php endforeach; ?>
        </tbody>
    </table>
    </center>
</body>
</html>

Penjelasan Sedikit ya

File Controller
untuk kasus ini tidak menggunakan model_controller, seperti semboyanya si CI yaitu Model View Controller (MVC), pemanggilan tabel siswa di deklarasikan di file Controller, lihat file Controller, jadi lebih simpel

File view_siswa
untuk file view kita panggil varibel query yang memanggil tb_siswa kemudian kita mneggunakan foreach untuk menampilkan semua data


Oke kita sudah bisa menampilkan data dari database, selanjutnya kita akan membuat tambah data dari seri tutorial ini dan semoga bermangfaat πŸ™πŸ»

Minggu, 28 November 2021

Belajar Python

 Assalamualaikum  Wr, Wb


Topik Kali ini kita akan bahas mengenai bahasa python kita mulai dari sitak sintak dasar dulu agar lebih terstruktur

Intro Dulu gaes hehe

Python adalah salah satu bahasa pemrograman yang dapat melakukan eksekusi sejumlah instruksi multi guna secara langsung (interpretatif) dengan metode orientasi objek. Python adalah bahasa pemrograman yang paling mudah dipahami. Python dibuat oleh programmer Belanda bernama Guido Van Rossum.

Di era digital segala profesi yang berkaitan dengan teknologi dan komputer dianggap menjanjikan di masa depan, salah satunya adalah programmer. Banyak hal yang bisa Anda ciptakan saat menekuni dunia programmer, seperti software, aplikasi pada smartphone, program GUI, program CLI, Internet of Things, games dan lain-lainnya. Untuk dapat membuat itu semua, seorang programmer harus menguasai bahasa pemrograman.. Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa dipelajari, namun banyak yang merekomendasikan Python sebagai salah satu bahasa pemrograman. Mengapa demikian? Banyak yang berasumsi bahwa Python lebih mudah dimengerti dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. Informasi selengkapnya akan dipaparkan pada artikel berikut ini.

Sejarah Python

Python dibuat dan dikembangkan oleh Guido Van Rossum, yaitu seorang programmer yang berasal dari Belanda. Pembuatannya berlangsung di kota Amsterdam, Belanda pada tahun 1990. Pada tahun 1995 Python dikembangkan lagi agar lebih kompatibel oleh Guido Van Rossum. Selanjutnya pada awal tahun 2000, terdapat pembaharuan versi Python hingga mencapai Versi 3 sampai saat ini. Pemilihan nama Python sendiri diambil dari sebuah acara televisi yang lumayan terkenal yang bernama Mothy Python Flying Circus yang merupakan acara sirkus favorit dari Guido van Rossum.


Kelebihan dan Kekurangan Python

Banyak orang yang tertarik untuk menggunakan Python karena dianggap mudah untuk dipelajari, sekalipun oleh para pemula. Kode-kode yang ada didalamnya  mudah dibaca dan dapat menjalankan banyak fungsi kompleks dengan mudah karena banyaknya standard library. Pengembangan program pada Python pun dapat dilakukan dengan cepat dan menggunakan lebih sedikit kode. Bahkan Python mampu menjadikan program dengan skala sangat rumit menjadi mudah. Python sendiri mendukung multi platform dan multi system serta memiliki sistem pengelolaan memori otomatis seperti Java.

Sayangnya Python cukup lambat dijalankan. Untuk pengembangan platform Android dan IOS juga terbilang  kurang support. Python juga memiliki keterbatasan dengan akses basis data. Selain itu Python tidak cocok untuk melakukan tugas-tugas intensif memori dan pekerjaan multi-core/ multi-processor. sudah dulu ya intronya kebanyakan malah ndak di baca nanti hehehe

Persiapan Alat Tempur

  • Sudah Terinstal Python di laptop tement temen, apabila temen menggunakan linux / mac python sudah otomatis terinstall tutorial install python disini
  • Menggunakan terminal 
  • Niat dan doa
Langkah langkah memulai 

buka terminal kemudian cek apakah python sudah terinstal, sintak untuk cek python:

python --version
Hasil nya jika sudah terinstall akan seperti gambar seperti dibawah ini:

 

Jika tampilan sudah seperti diatas selamat saatnya untuk belajar bahasa python, 

untuk memulai ketikan perintah  { python }  di terminal temen temen hasilnya akan seperti gambar dibawah

untuk menampilkan tulisan kita bisa menggunakan perintah seperti dibawah di terminal
print('Hello Word') 
hasilnya akan seperti gambar dibawah ini

 

Untuk percobaan lainnya

Selanjutnya temen2 bisa mencoba beberapa operator dasar paa python
10 + 5 atau 10 - 5 atau 10 % 5 dan seterunya
Untuk Keluar dari termianl kita bisa tekan Ctrol+D kalau di mackbook atau tuliskan diterminal exit()

Membuat File Python

untuk membuat file python kita bisa mengunakan visual studio code dengan menyimpan file dengan ektensi .py

Langkahnya
  1. buka visual studio code / text edit temen temen
  2. buat folder misal python kemudian buat file baru dengan nama main.py
  3. dalam file tersebut tulisakan perintah
  4. print('Hello Word Sedang belajar python') Kemudian save
  5. panggil file python tadi di terminal dengan cara masuk ke folder projet misal cd /python
  6. ketika sudh masuk folder tulis perintah python nama_file atau seperti ini python main.py tekan enter
  7. maka hasilnya akan tampil di terminal temen temen
Selanjutnya 

ini adalah  tutorial awal dari pyton sederhana dan mudah next insaAllah akan membahas kelanjutan dari seri tutorial python

Sekian dan semoga bermanfaat TerimakasihπŸ™

Kamis, 14 Oktober 2021

Login Codeigniter

 Assalamualikum Wr, Wb


Topik Kali ini kita akan bahas mengenai pembuatan login di aplikasi pengaduan jaringan berbasis web, fitur ini adalah bagian awal untuk membuat aplikasi, kenapa mesti pakai login di aplikasi, login diperlukan untuk mencegah user melihat data data kita, biasanya digunakan untuk masuk di level administrator, langsung saja


Perlengkapan / Donwload

  •     Framework Codeigniter v-3
  •     Admin Lte v-2.40 

Langkah Langkah

  1. Membuat tabel user
  2. Membuat controller login
  3. Membuat model login
  4. Membuat view/tampilan
Membuat tabel user, sebelum membuat tabel user buat dulu database, struktur tabel user,  insert data di tabel user

CREATE TABLE `user` (
`user_id` int(11) NOT NULL,
`id_desa` varchar(11) NOT NULL DEFAULT 'kosong',
`id_upt` varchar(11) NOT NULL DEFAULT 'kosong',
`id_opd` varchar(11) NOT NULL DEFAULT 'kosong',
`username` varchar(255) NOT NULL,
`password` varchar(255) NOT NULL,
`no_telp` varchar(13) NOT NULL,
`level` enum('0','1') NOT NULL DEFAULT '1'
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8mb4;


Insert data user, jalankan kode dibawah ini di phpmyadmin

INSERT INTO `user` (`user_id`, `id_desa`, `id_upt`, `id_opd`, `username`, `password`, `no_telp`, `level`) VALUES
(17, '', '', '19', 'admin', '255297dc48c4087a1fe0096c802c33336e01f268', '946467457648', '0'),

Membuat Controller Login
Buat file baru di folder controller, example penamaan file Auth.php kodenya seperti ini:


<?php
defined('BASEPATH') or exit('No direct script access allowed');

class Auth extends CI_Controller
{
    function __construct()
    {
        parent::__construct();
        $this->load->model('user_m');
        $this->load->library('form_validation');
    }

    public function login()
    {
        check_already_login();
        $data['judul'] = "Login Admin";
        $this->load->view('login', $data);
    }
    
    public function proses()
    {
        $post = $this->input->post(null, true);
        if (isset($_POST['login'])) {
            $this->load->model('user_m');
            $query = $this->user_m->login($post);

            if ($query->num_rows() > 0) {
                $row = $query->row();
                $params = array(
                    'userid' => $row->user_id,
                    'level' => $row->level
                );
                $this->session->set_userdata($params);
                $this->session->set_flashdata('success', 'Login Berhasil!');

                redirect('administrator');
            } else {
                echo "<script>
                         alert('Login Gagal! Password atau Username Yang Anda Masukkan Salah');
                         window.location = '" . site_url('login') . "';
                     </script>";
            }
        }
    }


Membuat file Login Model User_m.php

<?php
defined('BASEPATH') or exit('No direct script access allowed');

class User_m extends CI_Model
{
    public function login($post)
    {
        $this->db->select('*');
        $this->db->from('user');
        $this->db->where('username', $post['username']);
        $this->db->where('password', sha1($post['password']));
        // $this->db->where('level != "0"');
        $query = $this->db->get();
        return $query;
    }
 

Membuat File view login.php

<?php
defined('BASEPATH') or exit('No direct script access allowed');
?>
  <!DOCTYPE html>
<html>
  
  <head>
  <meta charset="utf-8">
  <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
  <title><?= $judul ?></title>
  <link rel="icon" href="<?= base_url() ?>assets/img/icon.png">

  <!-- Tell the browser to be responsive to screen width -->
  <meta content="width=device-width, initial-scale=1, maximum-scale=1, user-scalable=no" name="viewport">
  <!-- Bootstrap 3.3.7 -->
  <link rel="stylesheet" href="<?php echo base_url() ?>assets/template/bower_components/bootstrap/dist/css/bootstrap.min.css">
  <!-- Font Awesome -->
  <link rel="stylesheet" href="<?php echo base_url() ?>assets/template/bower_components/font-awesome/css/font-awesome.min.css">
  <!-- Ionicons -->
  <link rel="stylesheet" href="<?php echo base_url() ?>assets/template/bower_components/Ionicons/css/ionicons.min.css">
  <!-- Theme style -->
  <link rel="stylesheet" href="<?php echo base_url() ?>assets/template/dist/css/AdminLTE.min.css">
  <!-- iCheck -->
  <link rel="stylesheet" href="<?php echo base_url() ?>assets/template/plugins/iCheck/square/blue.css">

  <!-- HTML5 Shim and Respond.js IE8 support of HTML5 elements and media queries -->
  <!-- WARNING: Respond.js doesn't work if you view the page via file:// -->
  <!--[if lt IE 9]>
  <script src="https://oss.maxcdn.com/html5shiv/3.7.3/html5shiv.min.js"></script>
  <script src="https://oss.maxcdn.com/respond/1.4.2/respond.min.js"></script>
  <![endif]-->

  <!-- Google Font -->
  <link rel="stylesheet" href="https://fonts.googleapis.com/css?family=Source+Sans+Pro:300,400,600,700,300italic,400italic,600italic">
</head>

<div id="flash-data" data-flashdata="<?= $this->session->flashdata('success'); ?>"></div>

<body class="hold-transition login-page">
  <div class="login-box">
    <div class="login-logo">
      <a href="<?php echo base_url() ?>assets/index2.html"><b>Admin</b>Masuk</a>
    </div>
    <!-- /.login-logo -->
    <div class="login-box-body">
      <p class="login-box-msg">Silahkan Masuk</p>

      <form action="<?php echo site_url('auth') ?>" method="post">
        <div class="form-group has-feedback">
          <input type="text" class="form-control" name="username" placeholder="username" required />
          <span class="glyphicon glyphicon-user form-control-feedback"></span>
        </div>
        <div class="form-group has-feedback">
          <input type="password" class="form-control" name="password" placeholder="Password" required />
          <span class="glyphicon glyphicon-lock form-control-feedback"></span>
        </div>
        <div class="row">
          <div class="col-xs-8">
            <div class="checkbox icheck">
              <label>
                <input type="checkbox"> Ingat Saya?
              </label>
            </div>
          </div>
          <!-- /.col -->
          <div class="col-xs-4">
            <button type="submit" name="login" class="btn btn-primary btn-block btn-flat">Masuk</button>
          </div>
          <!-- /.col -->
        </div>
      </form>
    </div>
    <!-- /.login-box-body -->
  </div>

  <script src="<?php echo base_url() ?>assets/template/bower_components/jquery/dist/jquery.min.js"></script>
  <!-- Bootstrap 3.3.7 -->
  <script src="<?php echo base_url() ?>assets/template/bower_components/bootstrap/dist/js/bootstrap.min.js"></script>
  <!-- iCheck -->
  <script src="<?php echo base_url() ?>assets/template/plugins/iCheck/icheck.min.js"></script>
  <!-- sweetalert -->
  <script src="<?= base_url('assets/sweetalert2.all.min.js') ?>"></script>
  <!-- <script src="<?= base_url('assets/popup.js') ?>"></script> -->


  <script>
    $(function() {
      $('input').iCheck({
        checkboxClass: 'icheckbox_square-blue',
        radioClass: 'iradio_square-blue',
        increaseArea: '20%' /* optional */
      });
    });
  </script>

  <script>
    var flashData = $('#flash-data').data('flashdata');
    // console.log(flashData);

    if (flashData) {
      Swal.fire({
        icon: "success",
        title: "Logout Berhasil!",
        text: "Jangan Lupa Beristirahat",
      })
    }
    //   else{
    //     Swal.fire({
    //     title: "Login Gagal",
    //     text: "Username atau Password Anda Tidak terdaftar",
    //     icon: "error",
    //   });
    // }
  </script>
  <script>
    // $("#gagal").click(function(){

    //   swal.fire({
    //     title : "Login Gagal!",
    //     text : "Password atau Username Yang Anda Masukkan Salah",
    //     icon : "Warning",
    //   })
    // })
    // var masuk = $('#salah').data('gagal');

    // if(masuk){
    //     swal.fire({
    //     title : "Login Gagal!",
    //     text : "Password atau Username Yang Anda Masukkan Salah",
    //     icon : "Warning",
    //   })
    // }
  </script>

</body>

</html>


Jalankan projec di web tampilan seperti dibawah ini















Semoga bermanfaat next postingan akan membuat tampilan dashboard setelah login πŸ™πŸ™

Kamis, 02 September 2021

Belajar MySQL #Tak Kenal Maka Tak Pakai

Assalamuallaikum wr,wb

Pengertian MySQL sebagai RDBMS

Bagi mahasiswa maupun web developer, kalau bicara database, kemungkinan besar akan membicarakan MySQL. Tapi, kenapa harus MySQL? Bagaimana dengan Oracle? Jawaban singkat, padat dan tepat adalah: gratis dan user friendly.

MySQL adalah salah satu aplikasi RDBMS (Relational Database Management System). Pengertian sederhana RDBMS adalah: aplikasi database yang menggunakan prinsip relasional. Apa itu prinsip relasional? Kita akan membicarakannya dalam tutorial berikutnya.

MySQL juga bukan satu-satunya RDBMS, list lengkapnya ada di wikipedia. Diantaranya yang banyak dikenal adalah: Oracle, Sybase, Microsoft Access, Microsoft SQL Server, dan PostgreSQL.

MySQL bersifat gratis dan open source. Artinya setiap orang boleh menggunakan dan mengembangkan aplikasi ini. Namun walaupun gratis, MySQL di support oleh ribuan programmer dari seluruh dunia, dan merupakan sebuah aplikasi RDBMS yang lengkap, cepat, dan reliabel.


Berikut beberapa keunggulan MySQL dibandingkan dengan RDBMS lainnya:

Speed

Sebuah studi dari eWeek di February 2002 yang membandingkan performa kecepatan MySQL dengan RDBMS lainnya, seperti Microsoft SQL Server 2000, IBM DB2, Oracle 9i dan Sybase :

MySQL has the best overall performance and that MySQL scalability matches Oracle … MySQL had the highest throughput, even exceeding the numbers generated by Oracle.”

Yang terjemahan bebasnya, MySQL memiliki kecepatan yang lebih dibandingkan pesaing yang berbayar. Bagi anda ingin membaca paper tersebut, tersedia di situs MySQL

Reliability

Biasanya sesuatu yang gratis susah diandalkan, bahkan banyak bug dan sering hang. Tidak demikian dengan MySQL, karena sifatnya yang open source, setiap orang dapat berkontribusi memeriksa bug dan melakukan test case untuk berbagai skenario yang memerlukan sistem 24 jam online, multi-user dan data ratusan GB. Hasilnya, MySQL merupakan RDBMS yang reliabel namun memiliki performa diatas rata-rata.

Skalability

MySQL dapat memproses data yang sangat besar dan kompleks, tanpa ada penurunan performa yang berarti, juga mendukung sistem multi-prosesor. MySQL juga dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia, seperti Epson, New York Times, Wikipedia, Google, Facebook, bahkan NASA.

User Friendly

Instalasi dan mempelajari MySQL cukup mudah dan tidak dipusingkan dengan banyak settingan. Cukup download aplikasi MySQL dan install, kita dapat menggunakan MySQL dalam waktu kurang dari 5 menit (dengan asumsi tidak mati lampu).

Portability and Standard Compliance

Database MySQL dapat dengan mudah berpindah dari satu sistem ke sistem lainnya. Misalkan dari sistem Windows ke Linux. Aplikasi MySQL juga dapat berjalan di sistem Linux (RedHat, SuSE, Mandrake, Debian), Embedded Linux (MontaVista, LynuxWorks BlueCat),Unix (Solaris, HP-UX, AIX), BSD (Mac OS X, FreeBSD), Windows (Windows 2000, Windows NT) dan RTOS (QNX).

Multiuser Support

Dengan menerapkan arsitektur client-server. Ribuan pengguna dapat mengakses database MySQL dalam waktu yang bersamaan.

Internationalization

Atau dalam bahasa sederhananya, mendukung beragam bahasa. Dengan dukungan penuh terhadap unicode, maka aksara non-latin seperti jepang, cina, dan korea bisa digunakan di dalam MySQL.

Wide Application Support

Biasanya database RDBMS tidak digunakan sendirian, namun ditemani dengan aplikasi atau bahasa pemrograman lainnya untuk menyediakan interface, seperti C, C++, C#, Java, Delphi, Visual Basic,  Perl Python dan PHP. Ke semua itu di dukung oleh API (Application Programming Interface) oleh MySQL.

Open Source Code

Kita pun bisa (jika mampu dan mengerti), mengembangkan MySQL dengan mempelajari kode programnya. MySQL di kembangkan dengan bahasa C and C++. Bahkan sudah terdapat berbagai variasi rasa RDBMS baru yang dikembangkan dari code MySQL, diantaranya: Drizzle, MariaDB, Percona Server dan OurDelta.

Bagaimana dengan MariaDB?

Pada tahun 2010, MySQL dibeli oleh perusahaan Oracle. Hal ini membuat khawatir banyak kalangan. Karena sebagaimana yang kita tau, Oracle merupakan perusahaan database terbesar di dunia, yang salah satu saingannya adalah MySQL.

Banyak yang khawatir bahwa suatu saat pengembangan MySQL akan dihentikan oleh Oracle. Untuk mengantisipasi hal ini, dikembangkanlah MariaDB sebagai pengganti MySQL. MariaDB dibuat oleh tim yang dulunya juga membuat MySQL.

Pada dasarnya, MariaDB adalah cloningan MySQL. Boleh dibilang bahwa MariaDB berisi MySQL yang diberi “merk” MariaDB serta penambahan fitur dan perbaikan performa. Seluruh materi yang dibahas dalam tutorial MySQL di duniailkom ini bisa berjalan baik di MariaDB maupun MySQL.

Faktanya, jika kita mendownload aplikasi XAMPP, sekarang sudah di bundle dengan database MariaDB, bukan lagi MySQL. Anda mungkin tidak sadar akan hal ini, karena di sisi programming (misalnya menggunakan PHP) dan query yang dipakai, tidak ada perbedaan antara MySQL dengan MariaDB.

Sekian  sedikit pengertian tentang MySQL Semoga Bermanfaat 


Kategori